Langsung ke konten
Panduan

Daftar denda sepak bola

Kas denda mengubah hal-hal yang bikin semua orang ngomel, seperti datang telat, gagal mencetak gol di gawang kosong, atau 40 pesan yang belum dibaca, jadi bahan bercandaan yang akhirnya membiayai acara akhir musim. Ini daftar denda yang cocok untuk main bola mingguan atau tim liga akhir pekan, plus cara menjalankannya tanpa bikin siapa pun kesal.

Oleh Squadcard. Terakhir diperbarui .

Singkatnya

  • Dendanya kecil, sama untuk semua orang, dan disepakati sebelum ada yang kena denda.
  • Denda hal-hal yang memang bisa dihindari: telat datang, lupa bawa rompi, gagal cetak gol di gawang kosong.
  • Jangan pernah mendenda orang yang cedera, sakit, atau harus di rumah, dan longgarkan untuk pemain baru.
  • Satu orang memegang kas dan mengirim totalnya ke grup WhatsApp.
  • Pakai uangnya untuk grup: malam penghargaan, bola baru, atau rompi.

Soal kehadiran

Kebanyakan denda di main mingguan menyangkut soal datang ke lapangan. Dan denda inilah yang bikin permainan lebih lancar:

  • Telat kick-off: klasik. Sepakati apa yang disebut telat, lima menit itu umum.
  • Bilang ikut tapi tidak muncul: denda terbesar di daftar, karena tim jadi kurang satu pemain.
  • Batal di hari H: lebih kecil dari tidak muncul, tapi tetap ada yang harus cari pengganti.
  • Lupa bawa rompi, bola, atau pompa, padahal giliranmu yang bawa.
  • Kostum salah: pakai warna tim lawan, atau tidak pakai pelindung tulang kering di lapangan yang mewajibkannya.
  • Alasan parkiran: denda untuk alasan apa pun soal macet, parkir, atau GPS.
  • Pulang sebelum selesai, kecuali sudah bilang ke semua orang.

Di lapangan

Yang seru-seru. Buat denda soal momen yang dilihat semua orang, bukan soal seberapa jago seseorang:

  • Gol bunuh diri.
  • Gagal cetak gol di gawang kosong, yang menilai grup.
  • Gagal penalti, atau gagal penalti di adu penalti.
  • Kena di-nutmeg (bola lewat sela-sela kaki).
  • Bola melewati pagar atau nyangkut di atap: yang menendang yang mengambil dan yang bayar.
  • Diving: jatuh apa pun yang bakal dapat kartu kuning karena pura-pura.
  • Menembak dari jarak satu yard tapi kena tiang.
  • Backheel yang gagal, atau trik apa pun yang berujung gol tim lawan.
  • Menembak dari setengah lapangan sendiri dan bolanya keluar lapangan.
  • Bola lebih tinggi dari kepala, di lapangan yang punya aturan batas tinggi kepala.
  • Marah-marah ke tim sendiri.

Di grup WhatsApp

Mengatur main bola terjadi di grup WhatsApp, jadi sebagian denda memang di sana tempatnya:

  • Tidak menjawab ikut atau tidak sampai batas waktu.
  • Menanyakan jam kick-off padahal sudah sama selama setahun.
  • Bilang ikut, lalu “mungkin”, lalu batal.
  • Mengumumkan skor sebelum koordinator.
  • Keluar dari grup setelah pertandingan yang jelek.

Di luar lapangan

  • Sepatu baru: denda untuk sepatu baru apa pun, dua kali lipat kalau warnanya mencolok.
  • Kejahatan kostum: kaus kaki, bando, atau celana yang harus dibahas satu grup.
  • Telat bayar patungan lapangan lewat batas waktu.
  • Membawa teman yang ternyata jauh lebih jago dari yang diceritakan ke semua orang.
  • Selebrasi gol yang butuh penjelasan.
  • Datang dengan sisa mabuk semalam, dan mainnya juga kelihatan.
  • Mengangkat telepon di tengah pertandingan.

Cara menjalankan kas denda

Denda hanya berhasil selama semua orang menganggapnya adil. Beberapa aturan supaya tetap begitu:

  • Sepakati daftarnya dulu di grup WhatsApp, lalu sematkan. Tidak ada yang didenda karena aturan yang belum pernah dilihatnya.
  • Jumlahnya kecil, misalnya Rp5.000 atau Rp10.000, dengan denda tidak datang sebagai yang terbesar. Tidak ada yang perlu berpikir dua kali untuk bayar.
  • Satu orang memegang kas. Dia mengirim totalnya setelah tiap pertandingan, supaya semua bisa melihat ke mana uangnya pergi.
  • Bayar di pertandingan berikutnya, atau bareng patungan lapangan, mana yang paling mudah.
  • Pasang batas mingguan, supaya satu malam sial tidak membuat siapa pun bangkrut.
  • Tidak ada denda untuk hal yang tidak bisa dihindari: cedera, sakit, urusan keluarga, atau kerja.
  • Beri pemain baru beberapa minggu sebelum kena denda, dan jangan pernah mendenda orang yang cuma main sekali.
  • Bukan untuk tim anak-anak: denda itu untuk orang dewasa yang sudah setuju.

Dipakai untuk apa

Pakai untuk grup, dan bilang itu sejak awal. Kebanyakan kas membiayai acara akhir musim dan piala: ada banyak ide di penghargaan akhir musim sepak bola. Yang lain dipakai untuk bola baru, satu set rompi, atau sewa lapangan seminggu untuk seluruh grup.

Urusan uang tetap sederhana

Denda lebih mudah kalau uang lapangan sudah beres. Panduan menagih uang lapangan membahas cara dapat bayaran tanpa harus menagih satu-satu. Di Squadcard, pelacak uang lapangan menyimpan daftar siapa yang berutang untuk lapangan dan siapa yang sudah bayar; denda tidak dilacak di sana, jadi simpan kas denda di catatan atau pesan yang disematkan. Squadcard tidak pernah menerima atau memindahkan uang, dalam hal apa pun.

Squadcard juga bisa membantu denda terbesar di daftar: pemain bilang ikut atau tidak dari sebuah tautan, ada daftar tunggu kalau permainan penuh, dan semua orang bisa melihat siapa yang sudah bilang ya.

Cara lain supaya grup tetap ramai di antara pertandingan: last man standing, permainan menebak pemenang, dimainkan demi gengsi.

Mulai skuad

Pertanyaan

Apa itu denda sepak bola?

Sejumlah kecil uang yang dibayar pemain ke kas tim untuk hal-hal seperti datang telat, gagal cetak gol di gawang kosong, atau lupa bawa rompi. Lebih ke bahan bercandaan daripada hukuman, dan uangnya biasanya untuk acara akhir musim.

Berapa sebaiknya denda sepak bola?

Cukup kecil supaya tidak ada yang keberatan: Rp5.000 atau Rp10.000 itu umum, dengan denda bilang ikut tapi tidak datang sebagai yang terbesar. Batas mingguan mencegah satu malam sial jadi mahal.

Kas denda sepak bola sebaiknya dipakai untuk apa?

Sesuatu untuk seluruh grup, yang disepakati sejak awal: acara akhir musim dan piala, bola baru, rompi, atau sewa lapangan seminggu.

Apakah Squadcard bisa melacak denda?

Tidak. Pelacak uang lapangan Squadcard menyimpan daftar siapa yang berutang untuk lapangan dan siapa yang sudah bayar. Simpan denda di catatan atau pesan yang disematkan. Squadcard tidak pernah menerima atau memindahkan uang.